Cari

Sabtu, 31 Agustus 2019

Perihal Lelah





Jika gugur saja bisa menjelaskan daun lelah pada ranting?

Kenapa harus meminta penjelasan?

Sama seperti langit yang menghadirkan rinai mengabarkan ia tak baik, suara gemuruh menandakan amarah. Ya, sama halnya dengan balasan chatmu yang ia baca tanpa berkenan untuk membalasnya. Tanpa perlu penjelasan, kau pun cukup paham bukan? Ia teramat lelah denganmu, ia sudah tak menganggapmu rumah ternyaman tempat pulang melepas penat. Lebih tepatnya, mungkin ia telah menemukan rumah baru untuk menentap.

Sudahlah, Sayang.

Tak perlu kau cemaskan ia, saat penghuninya telah beranjak. Jangan kau cegah, terlebih lagi memohon ia kembali lagi. Percayalah, saat penghuni lama pergi akan datang penghuni baru yang bukan hanya menjadikanmu rumah tempat menetap melainkan bagian hidup yang harus ia bawa kemana pun ia pergi.

Kau bukan hanya sekedar rumah yang hanya pelepas lelah. Kau adalah puisi yang hanya penyairnya mampu memaknai. Kau adalah pena bagi sang penulis, tanpa dikau kertas hanyalah lembaran kosong tak bernyawa. Kau adalah kau. Kau adalah bagian dari sosok yang lebih menghargaimu lebih dari sekedar tempat pulang.

Percayalah!




_Sri Wahyuni